Perluasan Beasiswa Berani Cerdas ke jenjang S2 dan S3 diarahkan khusus pada bidang keilmuan yang menjadi kebutuhan strategis daerah, seperti kedokteran spesialis, pertambangan, tenaga ahli strategis, keperawatan, notariat, serta profesi insinyur.
Melalui program ini, biaya pendidikan ditanggung penuh dengan ketentuan penerima wajib kembali mengabdi di daerah setelah menyelesaikan studi sesuai bidang keahlian masing-masing. Gubernur Anwar menegaskan Beasiswa Berani Cerdas jenjang S2 dan S3 ini akan sangat selektif dan terbatas.
“Jurusan ilmu itu adalah yang menjadi kebutuhan daerah kita. S2 dan S3 juga akan kita lakukan, tetapi sangat selektif karena kuotanya terbatas. Tidak seperti S1. Ini harus benar-benar sesuai dengan kebutuhan daerah kita,” tegasnya.
Sepanjang tahun 2025, Program Beasiswa Berani Cerdas telah menjangkau 23.569 penerima dengan total alokasi anggaran lebih dari Rp84 miliar. Capaian tersebut menjadi fondasi kuat bagi pengembangan Beasiswa Berani Cerdas ke jenjang S2 dan S3 sebagai langkah strategis mencetak SDM unggul dan berdaya saing menuju Generasi Emas 2045.
(kq/gx)
Leave a comment