Minggu , 15 Februari 2026
Home Pemerintah Gubernur Sulteng Apresiasi Program Kadin Parimo Satu Rumah Satu Pengusaha
PemerintahIndex

Gubernur Sulteng Apresiasi Program Kadin Parimo Satu Rumah Satu Pengusaha

25
Gubernur Sulteng Anwar Hafid Apresiasi Program Unggulan Kadin Parimo Koneq Pemprov Sulteng Kadin Parimo
Pelantikan DPD Kadin Kabupaten Parimo, Sulawesi Tengah. (Sumber: Dok. Pemprov Sulteng)

KONEQ.ID –  Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, mengapresiasi program unggulan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) bertajuk “Satu Rumah Satu Pengusaha”. Ia menilai program ini sebagai langkah strategis dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.

Hal tersebut disampaikan saat menghadiri acara pelantikan Dewan Pengurus Daerah Kadin Kabupaten Parimo dengan ketua terpilih, yaitu Faradiba Zaenong. Berlangsung di Auditorium Kantor Bupati Parigi Moutong, Sabtu (24/1/2026).

Acara ini juga dihadiri Bupati Parimo Erwin Burase, Wakil Bupati Abdul Sahid, Ketua Kadin Sulawesi Tengah Andi Dg Nur Rahmatu, dan jajaran kepala OPD serta para pelaku usaha.

Dalam sambutannya, Gubernur Anwar Hafid menegaskan bahwa program Satu Rumah Satu Pengusaha bukan sekadar slogan, melainkan cita-cita besar yang harus diwujudkan melalui kerja nyata dan sinergi semua pihak. Pemerintah provinsi siap mendukung melalui berbagai skema bantuan, termasuk permodalan dan fasilitas usaha, dengan prasyarat kesiapan gerai dan kelembagaan koperasi.

“Kalau tekadnya sudah kuat, maka peluang itu pasti terbuka. Kita tidak bisa hanya berharap pada APBD atau proyek konstruksi. Masa depan ekonomi kita ada pada kewirausahaan rakyat, pada rumah-rumah kecil yang berani bermimpi besar,” ujar Anwar Hafid.

Ia juga menyinggung potensi besar Parigi Moutong yang kini mulai dikenal dunia melalui komoditas durian. Jika Morowali dikenal secara global lewat nikel, Parigi Moutong disebutnya mulai menyaingi dengan durian berkualitas tinggi yang diminati investor internasional, termasuk dari Tiongkok.

“Saya bercita-cita selama memimpin Sulawesi Tengah, pertumbuhan ekonomi tidak hanya terpusat di timur, tetapi juga tumbuh kuat di barat. Dan Parigi Moutong adalah salah satu sentra yang kita siapkan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Kadin Parigi Moutong Faradiba Zaenong menyampaikan bahwa amanah kepengurusan bukanlah penghargaan, melainkan pekerjaan besar. Dengan melibatkan 95 pengurus lintas bidang, Kadin Parigi Moutong menargetkan kerja yang terukur, fokus, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

“Ini bukan tentang gaya-gayaan organisasi. Ini tentang hasil. Satu Rumah Satu Pengusaha adalah gerakan perubahan untuk membangun kemandirian ekonomi dari rumah tangga, dari ibu-ibu yang mulai berjualan, anak muda yang berani membuka usaha, dan keluarga yang menciptakan peluang,” ujarnya.

Faradiba juga menyampaikan keyakinannya bahwa kolaborasi antara Kadin, emerintah daerah, dan pemerintah provinsi akan mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal serta memperkuat martabat daerah secara berkelanjutan.

Ketua Kadin Sulawesi Tengah Andi Dg Nur Rahmatu dalam arahannya menekankan pentingnya kolaborasi inklusif antara dunia usaha dan pemerintah. Ia menyebut, jika 25 persen saja dari rumah tangga di Parigi Moutong mampu menjadi pelaku usaha, maka daerah ini akan tumbuh menjadi kabupaten mandiri yang kuat dari desa.

“UMKM adalah tulang punggung ekonomi bangsa. Inilah yang membuat Indonesia bertahan menghadapi krisis. Karena itu, kita tidak boleh lagi hanya berharap pada belanja pemerintah, tetapi harus menciptakan peluang kewirausahaan seluas-luasnya,” ujarnya.

Bupati Parigi Moutong Erwin Burase menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus bersinergi dengan Kadin sebagai mitra strategis pembangunan ekonomi. Ia menyebut tema akselerasi peran Kadin dalam membangun resiliensi ekonomi berbasis komoditas lokal sangat sejalan dengan arah pembangunan daerah dan provinsi.

“Kami melihat Kadin Parigi Moutong sangat aktif dan progresif. Ini tanda baik. Pemerintah daerah siap mendukung melalui kemudahan perizinan, kepastian regulasi, peningkatan infrastruktur, dan penguatan sumber daya manusia,” kata Erwin.

Pelantikan ini diharapkan menjadi awal penguatan kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha dalam mewujudkan Parigi Moutong yang maju, berdaya saing, dan sejahtera, sekaligus memperkokoh Sulawesi Tengah sebagai daerah yang tangguh secara ekonomi.

(kq/gx)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Menteri Keuangan Purbaya di Kegiatan Wisuda UIi
EkoBizIndex

Sektor Swasta Punya Peran Kunci Ekspansi Ekonomi Jangka Panjang

KONEQ.ID – Sektor swasta dianggap memiliki peran kunci dalam melakukan ekspansi ekonomi...

Hotel Khas Palu Berbagi dan Sajikan Cita Rasa Berkah Ramadhan Dokumentasi Foto Agung Koneq
EkoBizIndex

Hotel Khas Palu Berbagi dan Sajikan Cita Rasa Berkah Ramadhan

KONEQ.ID – Hotel Khas Palu menyajikan “Cita Rasa Berkah Ramadhan” dengan berbagi...

Pasokan Pangan Melimpah Importir Diingatkan Tidak Mainkan Harga saat Ramadan 2026 2 1
EkoBizIndex

Pasokan Pangan Melimpah, Importir Diingatkan Tidak Mainkan Harga saat Ramadhan

KONEQ.ID – Pasokan pangan seperti beras hingga telur ayam melimpah dalam kondisi...

Talkshow Outlook Bisnis Property Sulteng 2026 PWI Sulteng 1
PemerintahIndex

Kepala BP3KP Sebut 300 Ribu Warga Sulteng Belum Punya Rumah

KONEQ.ID – Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) Sulawesi...