Minggu , 15 Februari 2026
Home Pemerintah PDRB Sulteng 2024 Rp 376 T: Pendapatan Rata-rata Penduduk Rp 10 Juta Per Bulan
PemerintahIndex

PDRB Sulteng 2024 Rp 376 T: Pendapatan Rata-rata Penduduk Rp 10 Juta Per Bulan

21
EQOZ MEDIA Kantor BPS Sulteng Dok. Istimewa
Kantor Badan Pusat Statistik Provinsi Sulawesi Tengah, di Jalan Moh. Yamin, Palu. (Sumber: Agung)

KONEQ.IDBadan Pusat Statistik (BPS) Sulteng merilis angka perekonomian Sulawesi Tengah (Sulteng) periode tahun 2024, yang diukur berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku, mencapai Rp 376,95 triliun, atau tumbuh sebesar 9,89 persen dibanding tahun sebelumnya.

Sulteng dengan jumlah penduduk 3,1 juta orang, mencatatkan PDRB per kapita sebesar Rp 120,75 juta. Artinya, pendapatan rata-rata bulanan berkisar Rp 10 jutaan per orang. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan pendapatan per kapita secara nasional.

Plt. Kepala BPS Indonesia, Amalia Adininggar Widyasanti melaporkan realisasi Produk Domestik Bruto (PDB) per kapita Indonesia 2024 mencapai US$4.960,33 yang setara dengan Rp78,62 juta secara tahunan dan sekitar Rp 6,5 juta secara bulanan.

“PDB per kapita tahun 2024 adalah sebesar Rp78,62 juta atau sebesar US$4.960,33 per kapita,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (5/2/2025).

PDB per kapita menggambarkan rata-rata pendapatan setiap penduduk di suatu wilayah tersebut, terpantau naik dari 2023 yang sebesar Rp75 juta. Artinya, terjadi kenaikan PDB per kapita sekitar Rp3,6 juta pada 2024.

PDB atau PDRB merupakan indikator yang mengukur total nilai barang dan jasa yang dihasilkan suatu daerah atau wilayah dalam periode waktu tertentu, serta menjadi salah satu indikator penting untuk mengetahui kondisi ekonomi.

Lanjut, perubahan struktur PDRB Sulteng mencerminkan peran strategis pada sektor Industri Pengolahan. Ditopang oleh aktivitas ekspor, industri pengolahan berkontribusi 41,18 persen terhadap PDRB serta tumbuh sebesar 19,12 persen. Hal itu sejalan dengan adanya peningkatan produksi komoditas besi baja, nikel, dan kokas.

Kontribusi terbesar terhadap ekspor berasal dari besi dan baja senilai US$1.257,79 juta atau 60,9 persen dari total nilai ekspor. Sedangkan negara tujuan utama ekspor adalah Tiongkok dengan nilai US$ 950,50 juta atau 46,07 persen dari total nilai ekspor.

Secara keseluruhan total nilai ekspor Sulteng 2024 tercatat US$ 21.236,86 juta atau jika dikonversi Rp 16.280 per dolar hari ini, Jumat (7/2/2025), berarti sekitar Rp 345,73 triliun.

(kq/gx)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Menteri Keuangan Purbaya di Kegiatan Wisuda UIi
EkoBizIndex

Sektor Swasta Punya Peran Kunci Ekspansi Ekonomi Jangka Panjang

KONEQ.ID – Sektor swasta dianggap memiliki peran kunci dalam melakukan ekspansi ekonomi...

Hotel Khas Palu Berbagi dan Sajikan Cita Rasa Berkah Ramadhan Dokumentasi Foto Agung Koneq
EkoBizIndex

Hotel Khas Palu Berbagi dan Sajikan Cita Rasa Berkah Ramadhan

KONEQ.ID – Hotel Khas Palu menyajikan “Cita Rasa Berkah Ramadhan” dengan berbagi...

Pasokan Pangan Melimpah Importir Diingatkan Tidak Mainkan Harga saat Ramadan 2026 2 1
EkoBizIndex

Pasokan Pangan Melimpah, Importir Diingatkan Tidak Mainkan Harga saat Ramadhan

KONEQ.ID – Pasokan pangan seperti beras hingga telur ayam melimpah dalam kondisi...

Talkshow Outlook Bisnis Property Sulteng 2026 PWI Sulteng 1
PemerintahIndex

Kepala BP3KP Sebut 300 Ribu Warga Sulteng Belum Punya Rumah

KONEQ.ID – Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) Sulawesi...