Home EkoBiz Area Jajanan Huntap Duyu Sepi, Pedagang Berharap Dukungan Pemerintah
EkoBizIndex

Area Jajanan Huntap Duyu Sepi, Pedagang Berharap Dukungan Pemerintah

50
EQOZ MEDIA Area Jajanan Huntap Duyu Sepi Pedagang Berharap Dukungan Pemerintah Hidupkan Kawasan FOTO Retno Tandi Rerung eqozmedia.id scaled 1
Jajanan di sekitar Huntap Duyu Palu. (Sumber: Retno)

KONEQ.ID Area jajanan yang sebelumnya ramai di kawasan Huntap Duyu Palu semakin sepi pengunjung. Para pedagang di area tersebut mulai merasakan dampaknya, sehingga terpaksa berpindah ke lokasi yang lebih strategis.

Seorang pedagang Jagung Bakar, Anggi (26), mengakui dirinya kesulitan berjualan di area jajanan Huntap Duyu Palu karena jumlah pengunjung yang semakin berkurang. Ia pun harus berusaha keras dengan berbagai inisiatif agar dagangannya dapat terjual.

“Saya sudah lama menjual di sini (Huntap Duyu), sebelumnya jualan di ujung sana, karena memang dulu cukup ramai. Tapi sekarang saya pindah karena pengunjung malas juga viewnya di sini belinya di sana, agak jauh, jadi inisiatif,” ungkap Anggi, Sabtu (1/2/2025).

Berdasarkan pantauan dari eqozmedia.id, terdapat sekitar 100 pedagang yang sebelumnya menjual makanan dan jajanan lainnya di lokasi ini, kini tersisa hanya beberapa pedagang yang masih bertahan. Banyak pedagang yang memilih untuk pindah ke tempat lain atau berhenti berjualan akibat kurangnya pembeli.

“Lalu ramai sekali pedagang, tapi karena sepi jadi sudah ada yang berhenti. Banyak juga pilihan tempat lain yang buka kayak di baruga sekitaran Walikota jajanan street food. Mungkin itu yang bikin sepi di sini”, katanya.

Lanjut Anggi, mengungkapkan, bahwa area jajanan baru yang lebih menarik perhatian pengunjung membuat area lainnya ditinggalkan. Ia juga mencotohkan taman baru yang berada di Jalan Lasoso, menjadi daya tarik masyarakat untuk berkumpul karena dianggap lebih baik dibanding area jajanan seperti di Huntap ini.

“Di sini (Huntap Duyu) minim pendapatannya semenjak sepi pengunjung, tapi saya beruntung ada langganan pesan jagung bakar dari cafe yang tidak jauh dari sini karena dorang tidak ada jual jagung bakar,” ujarnya.

Meski banyak tantangan yang dihadapi, pedagang di area jajanan Huntap Duyu Palu tetap berusaha bertahan dan menarik kembali pengunjung, meskipun persaingan semakin ketat.

Beberapa waktu lalu, area jajanan Huntap Duyu Palu sempat mendapat kunjungan dari Koperasi UMKM yang datang untuk mencatat informasi para pedagang. Kunjungan tersebut sempat menambah harapan bagi para pedagang untuk bisa mendapatkan dukungan atau bantuan.

“Sudah pernah ada kunjungan di sini belum lama ini dari Koperasi UMKM. Tapi cuma ambil nomor hp, alamat sama apa yang kita jual saja, sampai sekarang tidak dihubungi lagi,” tutup Anggi.

(kq/rn)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

OJK BEI dan KSEI Tuntanskan Empat Agenda Reformasi Transparansi Pasar Modal Indonesia Koneq Media Integra
KorporatIndex

Perubahan Kebijakan Saham Free Float dan Tata Kelola Perusahaan Mulai Berlaku

KONEQ.ID – Bursa Efek Indonesi (BEI) telah melakukan penyesuaian Peraturan Bursa Nomor...

Menteri Agraria dan Tata Ruang ATR BPN Nusron Wahid di UIN Datokarama Palu Koneq Media Integra Agung Ramadhan
PemerintahIndex

Menteri ATR/BPN Sebut Sulteng Baru Capai 27 Persen Sertifikasi Tanah Wakaf

KONEQ.ID –  Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR/BPN) Nusron Wahid mengungkap sertifikasi...

Efendi Lakada Resegmentasi Bisnis Hotel BW Plus Coco Palu Siasati Dampak Kebijakan Anggaran Pemerintah Agung Ramadahan Koneq Media Integra
KorporatIndex

Resegmentasi Bisnis, Hotel BW Plus Coco Palu Siasati Dampak Kebijakan Anggaran

KONEQ.ID – General Manager Hotel Best Western (BW) Plus Coco Palu, Efendy...

Archipelago International Hotel Aston Palu Sajikan Autentik Street Food Seoul Koneq Media Integra Hotel Aston Palu Sijeuni Palu
KorporatIndex

Archipelago International-Hotel Aston Palu Sajikan Autentik Street Food Seoul

KONEQ.ID – Hotel Aston Palu menyajikan cita rasa autentik street food Seoul,...